Menurut Kantor Berita ABNA, Presiden Republik Islam Iran, Hassan Rouhani mengatakan, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) atau Sepah Pasdaran pembela kebebasan di kawasan dan terdepan di perang kontra terorisme.
Pemerintah Amerika hari Senin (8/4) dalam kebijakan anti Iran dan represi terhadap pasukan yang berhasil menggagalkan ambisi Washington di kawasan dengan perjuangannya melawan teroris mengumumkan pencatuman IRGC di list kelompok teroris.
Seraya menekankan bahwa Israel adalah wilayah Palestina yang diduduki dan pemilu di wilayah tersebut tidak bermakna mengatakan, "Jika mereka ingin menggelar pemilu, rakyat Palestina yang harus memberikan suara, bukan penjajah."
Seraya menjelaskan bahwa seluruh langkah Amerika bertentangan dengan rasio dan hukum internasional, Rouhani menambahkan, rakyat Irak, Suriah, Lebanon, Yaman, Afghanistan, Pakistan dan seluruh bangsa kawasan tidak akan pernah melupakan jasa pelayanan bangsa Iran dan Sepah Pasdaran dan langkah Amerika ini tidak akan mengubah apapun sehingga mereka dapat mengambil keuntungan.